
Setiap hari, ribuan kendaraan melintasi jalan raya Indonesia. Namun, ketika insiden terjadi—baik tabrakan kecil maupun kecelakaan serius—urusan bisa menjadi rumit jika tidak ada saksi atau bukti yang jelas. Dalam kondisi seperti ini, dashcam alias kamera dasbor hadir sebagai penyelamat yang sering diabaikan.
Dashcam merekam kejadian secara real-time dan menyimpan kronologi kejadian secara utuh. Hal ini membuatnya sangat penting dalam konteks hukum. Ketika dua pihak berselisih soal siapa yang salah, video dashcam dapat menjadi alat bukti otentik yang memperjelas kejadian. Tak jarang pula, rekaman dari dashcam menjadi bukti kuat dalam persidangan atau sebagai pendukung klaim asuransi.
Di beberapa kasus, pengemudi yang awalnya dituduh lalai bisa membalikkan situasi setelah menunjukkan rekaman dashcam. Bahkan, kepolisian pun mulai menyarankan pengendara untuk melengkapi mobil mereka dengan dashcam, terutama di kota besar yang rawan kecelakaan dan konflik lalu lintas.
Dalam era digital seperti sekarang, memiliki dashcam bukan sekadar soal gaya hidup, tapi juga soal perlindungan hukum pribadi. Lebih dari sekadar kamera, dashcam adalah saksi digital yang selalu siap berbicara saat kita membutuhkannya.




